Pemerintah Kota Tanjung balai diwakili Wakil Wali Kota Tanjung balai, Muhammad Fadly Abdina didampingi Asisten Administrasi dan Umum Walman Riadi P Girsang, Asisten Ekbang Tajul Abrar Ritonga, Kepala Bapperida Mariani dan sejumlah OPD terkait mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Katalis I Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 melalui hybrid di ruang Command Center Dinas Kominfo, Kantor Wali Kota Tanjung balai, Senin (9/2/2026).
Rakorwil tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya sosialisasi kriteria evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam ajang Championships P2DD 2026, penguatan implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada segmen pemerintah serta integrasi SIPD–SNAP, hingga pemaparan show casing dan use case kerja sama penyediaan infrastruktur sinyal dan jaringan di daerah.
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjung balai memiliki komitmen kuat untuk mengakselerasi digitalisasi di berbagai sektor, khususnya dalam tata kelola keuangan daerah.
Melalui Rakorwil TP2DD Tahun 2026 ini, Pemko Tanjung balai terus mendorong percepatan implementasi sistem keuangan digital, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.
Muhammad Fadly juga berharap, dengan telah terbentuknya TP2DD, transaksi elektronik dapat berjalan maksimal, baik dari kanal penerimaan maupun pengeluaran daerah, melalui kegiatan sosialisasi dan fasilitasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
“Dalam rangka percepatan perluasan digitalisasi daerah, kita dapat belajar serta melihat langsung dari pelaku ekonomi yang sudah mampu eksis dalam melaksanakan digitalisasi untuk kegiatan usaha, seperti rumah makan/restoran dan minimarket” ujarnya.
“Pemko Tanjung balai bertekad meningkatkan kualitas layanan publik melalui digitalisasi, sekaligus menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital di daerah” ungkapnya lagi
Ia menambahkan, Pemko Tanjung balai secara konsisten melakukan penguatan regulasi serta perluasan layanan pembayaran pajak daerah secara digital. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan bank mitra untuk membuka berbagai kanal pembayaran baru.
“Selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak, langkah ini juga bertujuan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi” jelasnya.
Wakil Wali Kota juga menegaskan, era digital menuntut adaptasi dan transformasi yang cepat, termasuk dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dengan kolaborasi yang solid antardaerah serta dukungan penuh dari Bank Indonesia, pihaknya optimistis Kota Tanjung balai dapat terus berada di garda terdepan dalam transformasi digital sistem keuangan daerah. (Ak)


Posting Komentar