Cegah ILEGAL FISHING, POKMASWAS (Kelompok Masyarakat Pengawas) Bina Bahari Selat Malaka Dampingi Kegiatan Patroli Gabungan

Tjg. Balai, Redaksi Potret Bhayangkara News//

Ketua Pokmaswas Bina Bahari Selat Malaka Arsyad Nasution mendampingi kegiatan patroli gabungan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara dengan Satuan Pengawasan PSDKP KKP RI di perairan Tanjung balai Asahan, pada minggu ketiga November 2025.

Kegiatan patroli gabungan sangatlah sesuai pada program rutin Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara bersinergi dengan Pokmaswas Asahan - Tanjung balai yang peduli dengan pengawasan Bahari Selat Malaka. 

Ketua Pokmaswas Arsyad Nasution di lapangan menemukan kegiatan Ilegal Fishing yang di operasikan kapal penangkap ikan di perairan selat malaka (TBA).

Giat operasi gabungan menghasilkan maraknya kapal-kapal yang beroperasi seperti Pukat Jenis Trawl, Pukat Harimau (Pukat Segar), Grandong, Tengkrang, Teng Becak. Dimana pukat-pukat tersebut tidak sesuai dengan aturan alat penangkapan ikan.

Arsyad Nasution juga menambahkan pada kegiatan patroli ditemukan modifikasi alat penangkapan Ikan (API) dan alat bantu penangkapan ikan, yang disinyalir Izin yang diterbitkan KKP RI Jaring Hela Ikan Berkantong (JHIB) yang di operasikan memakai plat pemberat besi dan rantai.

"Harapan Pokmaswas Bina Bahari Selat Malaka kepada KKP RI agar mencabut Izin pelaku usaha penangkapan ikan yang dengan sengaja memodifikasi alat penangkapan ikan terebut diatas" ungkap Arsyad Nasution.

Kegiatan operasi gabungan yang dilaksanakan terdiri dari Pengawas Perikanan/ PPNS, Dinas KP Provsu,Polsus Dinas KP Provsu, Pengawas Perikanan Pangkalan Satwas PSDKP Belawan, Pengawas Perikanan Satker PSDKP TBA, ungkap Arsyad Nasution.  (Ak)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama